INTERNASIONALNEWS.COM, TORAJA – “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Salah satu cara menghargai jasa pahlawan yaitu dengan cara mengabadikan rekam jejaknya melalui sebuah film,” ujar Produser Film dokumenter PONGTIKU, Belo Tarran, saat menjelaskan maksud dan tujuan digarapnya film dokumenter pahlawan Nasional Pongtiku, kepada jurnalis internasionalnews.com sabtu, 26 Oktober 2019.

Semangat perjuangan Pongtiku mengusir penjajah Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) memberi inspirasi bagi anak-anak muda Toraja yang tergabung dalam crew Toraja Film Festival untuk membuat film tentang Pahlawan Nasional dari Toraja ini.

Film ini di sutradarai oleh Jeanot Nahasan Nida yang juga merupakan Direktur Toraja Film Festival. “Meskipun film ini kita kemas dalam bentuk film pendek berdurasi sekitar 25 menit tentu Ini merupakan cita-cita kita bersama mengingat selama ini belum ada film yang mengangkat tentang sosok Pongtiku”, ujar Belo Tarran, yang juga sedang menjabat sebagai Ketua KNPI Toraja Utara.

Senada dengan itu, sutradara film Pongtiku Jeanot Nahasan Nida mengungkapkan semoga film ini dapat rampung sebelum tanggal 15 November 2019. “Tentu film Ini hasilnya tidak akan sempurna tetapi kami yakin  ini adalah pintu masuk  untuk membuat  film Pongtiku yang lebih kolosal lagi”, Paparnya.

Untuk diketahui bersama, film ini hadir berkat dukungan dari Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

Sekilas Tentang Pongtiku :

Pongtiku adalah pahlawan nasional asal Toraja  yang ditetapkan melalui SK Presiden RI No. 073/TK/2002 tanggal 6 November 2002.

Pongtiku ditembak mati oleh Tentara Belanda  pada tanggal 10 Juni 1907 di Rantepao tepatnya di Singki’.

Dokumentasi dibalik layar:

Redaksi_InternasionalNews.com


Reporter: MDY

Tulis Komentar

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here